Penulis : Dr. H. Moh. Syaeful Bahar, M.Si
Ukuran buku : 14, 8 x 21 cm
Jumlah : X + 176 halaman
ISBN : Dalam proses
Buku Keterlibatan Kiai dalam Politik: Tantangan Menjaga
Kohesi Sosial mengkaji dinamika hubungan antara otoritas keagamaan dan praktik
politik lokal, dengan fokus pada peran kiai sebagai aktor sosial yang memiliki
pengaruh kuat dalam masyarakat santri. Buku ini menelusuri bagaimana perbedaan
orientasi politik di kalangan kiai tidak hanya menjadi fenomena elite, tetapi
juga berdampak langsung pada relasi sosial masyarakat di tingkat akar rumput.
Polarisasi politik di antara para kiai terbukti memunculkan segmentasi sosial
di kalangan pengikutnya, yang berpotensi melemahkan kohesi sosial yang selama
ini dibangun melalui tradisi pesantren dan nilai-nilai keagamaan.
Melalui sudut pandang sosiologi dan politik, buku ini
menjelaskan bahwa konflik politik kiai merupakan bagian tak terpisahkan dari
proses demokratisasi. Namun, konflik tersebut memiliki karakteristik khusus
karena melibatkan figur yang tidak hanya memiliki otoritas religius, tetapi
juga kedekatan emosional dengan masyarakat. Ketika kiai mengambil posisi
politik yang berbeda, masyarakat santri cenderung mengikuti preferensi
tersebut, sehingga muncul pengelompokan sosial yang dapat memicu ketegangan.
Meskipun tidak selalu berujung pada kekerasan terbuka, polarisasi ini
menunjukkan adanya potensi disintegrasi sosial yang perlu diantisipasi sejak
dini.
Pada akhirnya, buku ini menawarkan refleksi bahwa
keterlibatan kiai dalam politik membawa konsekuensi sosial yang kompleks. Di
satu sisi, ia memperkaya demokrasi lokal, namun di sisi lain berpotensi
melemahkan kohesi sosial jika tidak diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk
menjaga persaudaraan. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap disintegrasi sosial
menjadi penting, sekaligus menegaskan peran strategis kiai sebagai penjaga
harmoni sosial di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif. Selamat Membaca
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar